Girona, Batu Sandungan Raksasa La Liga

Dalam persaingan La Liga musim 2018/19 ini, nama Girona memang tidak begitu mendapat sorotan. Tapi, di balik segala keraguan pada kiprahnya, Girona tampil sebagai paket kejutan untuk Real Madrid dan Barcelona.

Girona tidak masuk dalam daftar tim yang diprediksi akan menjadi juara. Bahkan, masuk dalam persaingan zona kompetisi Eropa pun mungkin tidak.

Materi pemain Girona juga tidak gemerlap, bahkan jika dibandingkan dengan Sevilla atau Valencia. Tak banyak pemain bintang di sana. Mungkin ada Seydou Doumbia [eks AS Roma] dan Christian Stuani [timnas Uruguay].

Lantas, mengapa Girona bisa jadi kejutan bagi Madrid dan Barca? Simak ulasannya di bawah ini.

Hingga pekan ke-24 La Liga, Girona hanya berada di posisi ke-15 klasemen La Liga dengan 27. Mereka hanya unggul empat poin dari Villarreal yang berada di posisi ke-18 atau tim paling atas penghuni zona degradasi.

Girona sudah memetik enam kemenangan dari 24 laga yang dimainkan. Salah satu kemenangan diraih di kandang Real Madrid yakni Santiago Bernabeu.

Girona berjumpa Madrid pada pekan ke-24, Minggu (17/2) malam. Sempat tertinggal dari gol Casemiro, Girona menang lewat dua gol yang dicetak oleh Christian Stuani dan Portu. Girona menang dengan skor 1-2.

Girona menjadi tim ketiga yang mampu mendapatkan poin penuh di kandang Madrid pada pertandingan La Liga setelah Real Sociedad dan Levante.

Sementara, dalam catatan Opta, Girona menjadi satu-satunya tim yang mampu mendapat poin pada laga kandang lawan Madrid dan Barcelona. Belum ada tim La Liga lain yang mampu mendapat poin di Bernabeu dan Camp Nou pada musim 2018/19 ini.

Girona mendapatkan poin di Camp Nou pada laga pekan ke-5 La Liga musim 2018/19 yang lalu. Saat itu, Girona menahan imbang Barca dengan skor 2-2 dalam laga yang digelar pada 24 September 2018.

Chrsitian Stuani, yang juga mencetak gol ke gawang Real Madrid, memborong dua gol Girona di Camp Nou. Girona bahkan sempat unggul dengan skor 2-1 sebelum kebobolan dari Gerard Pique pada menit ke-63.

Namun, Girona justru meraih hasil buruk saat menjamu Real Madrid dan Barca di kandang. Mereka kalah 1-4 dari Madrid di Stadion Municipal de Motilivi. Sementara, saat menjamu Barca, pasukan Eusebio Sacristan kalah dengan skor 2-0.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *